PESERTA PENDIDIKAN PENGAWASAS PARTISIPATIF (P2P) KABUPATEN MELAWI ANTUSIAS MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN SECARA DARING
|
Melawi, Selasa, 28 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi melalui pengawasan disetiap tahapan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia melaksanakan Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) bagi seluruh warga negara yang memiliki semangat pengabdian bagi bangsa.
Program yang telah resmi kick off pada Kamis, 23 Oktober 2025 ini menjadi wadah pembelajaran yang tepat bagi masyarakat untuk memahami pentingnya keterlibatan aktif warga negara dalam pengawasan partisipatif, guna mencegah dan menekan potensi pelanggaran Pemilu maupun Pemilihan sejak dini.
“Program ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk belajar, memahami, dan memiliki keselarasan pandangan tentang pentingnya pengawasan partisipatif. Melalui pendidikan ini, kita berharap kesadaran masyarakat semakin tumbuh untuk turut menjaga integritas Pemilu,” ujar Deri, staf Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kabupaten Melawi.
Selanjutnya, Deri menjelaskan bahwa hari ini sudah berlangsung pembelajaran secara mandiri yang dilaksanakan melalui daring dan dimulai pada hari senin, 27-31 Oktober 2025 mendatang, para peserta terlihat antusias dalam mengikuti pembelajaran secara daring ini, terlihat pada form isian yang sudah mereka sampaikan.
Kemudian, dalam pembelajaran peserta disajikan 1 modul dan 6 Materi, yang setiap harinya peserta diberikan 1 link audio visual dan 1 link catatan khusus.
“Pendidikan ini dirancang untuk mengugah kesadaran warga negara. Dengan pengetahuan dan tanggung jawabnya, diharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam mengawasi setiap tahapan Pemilu maupun di masa non-tahapan seperti saat ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Deri menegaskan bahwa dalam setiap proses dan hasil penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilihan, peran masyarakat tidak hanya sebatas sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas aktif.
“Kami berharap para peserta didik Pengawas Partisipatif yang telah mengikuti pembelajaran mandiri ini dapat memahami materi dengan baik. Dengan begitu, mereka memiliki pengetahuan yang memadai tentang pengawasan dan mampu berkontribusi nyata dalam menjaga demokrasi,” tutupnya.
Humas Bawaslu Melawi
Penulis : Deri
Editor : Wanto