Bawaslu Melawi Koordinasikan Tindak Lanjut Pedoman Pengawasan Pemilihan Ketua OSIS
|
Melawi – Pada Kamis, 20 Agustus 2026, Anggota Bawaslu Kabupaten Melawi, Hamka, S.Sos., bersama staf pelaksana teknis Bawaslu Kabupaten Melawi melakukan koordinasi dengan kepala sekolah dan guru bidang kesiswaan. Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut Kerangka Konsep Keputusan Kepala Sekolah serta Pedoman Teknis Pengawasan Pemilihan Ketua OSIS yang sebelumnya telah disampaikan kepada pihak sekolah.
Koordinasi ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Melawi dalam mendorong satuan pendidikan menjadi ruang pembelajaran demokrasi bagi siswa. Melalui Pemilihan Ketua OSIS, para pelajar dapat memperoleh pengalaman secara langsung mengenai praktik demokrasi, mulai dari proses pencalonan, penyampaian visi dan misi, kampanye, pemungutan suara, penghitungan suara, hingga penetapan hasil pemilihan.
Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Melawi juga menekankan pentingnya keterlibatan siswa dalam pengawasan partisipatif. Pengawasan tidak semata-mata dimaknai sebagai upaya mencari kesalahan, tetapi sebagai proses pembelajaran untuk membangun kesadaran siswa dalam menjaga agar seluruh tahapan pemilihan berlangsung jujur, adil, transparan, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan sekolah.
Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah menyampaikan bahwa Kerangka Konsep Keputusan Kepala Sekolah dan Pedoman Teknis Pengawasan Pemilihan Ketua OSIS telah diterima, dibaca, dan dipelajari. Pihak sekolah juga menyampaikan bahwa Pemilihan Ketua OSIS direncanakan akan dilaksanakan pada September 2026.
Sebagai bentuk komitmen untuk memastikan proses pemilihan berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi, pihak sekolah berencana mengundang Bawaslu Kabupaten Melawi secara resmi melalui surat untuk melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS.
Bawaslu Kabupaten Melawi menyambut baik rencana tersebut. Keterlibatan Bawaslu diharapkan dapat menjadi bagian dari proses edukasi demokrasi di lingkungan sekolah sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang memahami pentingnya integritas, partisipasi, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap hak pilih.
Dengan demikian, Pemilihan Ketua OSIS tidak hanya menjadi agenda rutin sekolah, tetapi juga menjadi laboratorium demokrasi bagi siswa untuk belajar secara langsung bagaimana sebuah proses pemilihan yang demokratis dilaksanakan.
Humas Bawaslu Melawi
Penulis : Deri NS
Editor : Humas Bawaslu Melawi